Indonesia adalah negara yang bukan hanya kaya akan alam dan keindahannya, tetapi juga kaya akan keragaman suku dan budayanya. Da...

Indonesia adalah negara yang bukan hanya kaya akan alam dan keindahannya, tetapi juga kaya akan keragaman suku dan budayanya.
Dan sesuatu yang paling indah di Indonesia menurut saya, tidak cukup hanya pada sajian alamnya yang mempesona, keberagaman budayanya ataupun seperti tarian adatnya atau juga situs-situs sejarahnya. Melainkan sikap saling menghormati dan menghargai diantara perbedaan keragaman agama. Sifat toleransi antara umat beragama adalah nilai tersendiri bagi indonesia yang mampu mempertahankan untuk tetap bersatu. Sebab, Indonesia memiliki simbol dan semboyan persatuan yaitu "Bhinneka Tunggal Ika" yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu. Semboyan inilah yang dijunjung tinggi oleh masayrakat Indonesia. Sebuah harapan besar untuk negeriku agar tetap bersatu dan jangan goyah dalam situasi apapun. Ditangan kita, dan dipundak kita. Asa dan masa depan negeri ini diletakkan, entah seperti apa wujud bangsa ini kedepan adalah kita yang akan membentuknya sendiri. Berilah karya, dan nilai positif untuk masa depan yang lebih baik untuk Indonesia.


Photo by: vait_mcright


Gotong royong adalah istilah yang digunakan oleh masyarakat Indonesia dalam hal melakukan kegiatan bekerja bersama-sama. Gotong royong juga termasuk dalam artian saling tolong menolong atau bahu membahu. Seperti arti kata gotong royong inj sebenarnya berasal dari dua suku kata. Yaitu gotong yang berarti "membawa" dan royong artinya bersama-sama.  Gotong royong ini bukan hanya dengan tujuan agar sesuatu yang dikerjakan lebih ringan atau mudah melainkan juga untuk memperat hubungan silaturahim antara sesama. Menciptakan dan meningkatkan rasa kepedulian, menumbuhkan rasa kebersaman dan tujuan umumnya adalah nilai persatuan. 

Di Indonesia, kegiatan gotong royong ini sudah menjadi nilai khas budaya. Ini juga merupakan salah satu ciri unik dan keunggulan bangsa indonesia yang tidak dimilki oleh bangsa lainnya. Semangat gotong royong ini biasanya lebih banyak kita jumpai di pedesaan atau perkampungan. Bukan berarti di kota besar kita tidak dapat menjumpai sifat gotong royong ini, akan tetapi cukup jarang terjadi. Sebab aktivitas di perkotaan lebih pada kesibukan dan kepentingan masing-masing seiring tantangan kehidupan di perkotaan lebih menitikberatkan kualitas pekerjaan. Contoh sifat gotong royong yang masih sering kita jumpai hingga saat ini seperti kegiatan siskamling, kegiatan pemilihan umum, kerja bakti dan lain sebagainya. 

Photo by geralt
Seiring perkembangan zaman dan kemajuan dunia teknologi, kebiasaan yang indah ini (gotong royong) pun semakin terkikis. Kehidupan dunia diera digital semakin membawa sifat manusia menjadi individualis. Kepentingan masing-masing lebih diutamakan. Sifat gotong royong harusnya tetap eksis keberadaanya dan tidak luntur oleh waktu dan peradaban. Karena sifat gotong royong memiliki alasan kuat untuk tujuan persatuan Indonesia.

Gotong royong adalah nilai penting dan ciri khas budaya masyarakat Indonesia sebagai warisan turun temurun yang tetap harus dilestarikan. Gotong royong ini memiliki tujuan dan manfaat besar bagi kita utamanya dalam membentuk rasa dan nilai persatuan dan kesatuan warga Indonesia. Sifat gotong royong tentunya dapat menerapkan contoh perilaku tolong menolong, menumbuhkan rasa kepedulian antara sesama, sifat saling toleransi antar umat beragama, saling menghormati dan menghargai, menumbuhkan interaksi warga dan mempererat hubungan silaturahmi dan memiliki nilai sosial. Sifat gotong royong akan memberi kesadaran bagi tiap warga, bahwa Indonesia memang memiliki banyak keragaman baik budaya suku dan agama dan lain sebagainya dan kita harus menghargai itu.

Itulah alasan betapa pentingnya semangat gotong royong demi kesatuan dan demokrasi Indonesia. Kenapa demokrasi?

 Demokrasi adalah bentuk pemerintahan di mana semua warga negaranya memiliki hak setara dalam pengambilan keputusan yang dapat mengubah hidup mereka. Demokrasi mengizinkan warga negara berpartisipasi—baik secara langsung atau melalui perwakilan—dalam perumusan, pengembangan, dan pembuatan hukum. Demokrasi mencakup kondisi sosial, ekonomi, dan budaya yang memungkinkan adanya praktik kebebasan politik secara bebas dan setara (Dikutip dari Wikipedia). ini adalah termasuk dalam pengertian demokrasi secara umum.

Di Indonesia, sistem demokrasi yang digunakan adalah sistem demokrasi Pancasila. Dalam hal ini demokrasi Pancasila  dibentuk dalam dua asas yaitu:

👉asas kerakyatan; dan
👉asas musyawarah atau mufakat.

⏩kedua bentuk asas ini adalah terdapat dalam batang tubuh Pancadila dalam sila ke 4 yaitu "Kerakyatan yang dipimpian oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan". 

Secara garis besar, demokrasi Pancasila memiliki pengertian bahwa demokrasi ini lebih mengutamakan asas gotong royong dan asas kekeluargaan yang tujuannya adalah bagi kepentingan rakyat dan juga kesejahteraannya yang didalamnya juga telah terkandung nilai-nilai postif seperti nilai agama/religius, nilai keadilan, nilai keluhuran dan lain sebagainya.

Dalam pengertian diatas kita dapat menyimpulkan bahwa, dalam Pancasila juga termuat kata " gotong royong". Jadi begitu pentingya sifat gotong royong yang tidak boleh lepas dari bangsa dan budaya kita Indonesia. Kenapa penting? Karena disitulah terdapat nilai-nilai kesadaran, kecintaan dan berkepribadian akan terbentuk. 

Sifat gotong royong memiliki peranan penting dalam kehidupan kita dan bangsa kita. Sebagai warga negara yang lahir ditanah air ini, sifat gotong royong adalah jati diri kita. Kita harus menjunjung tinggi nilai nilai dan budaya di Indonesia. Bukan hanya menghormati dan menghargai tapi juga melaksanakan. Jiwa gotong royong adalah jiwa persatuan untuk kesatuan dan demokrasi Indonesia. Berada diantara keberagaman suku, budaya, agama, adat istiadat, harusnya patut kita sukuri sebagai bentuk kekayaan Indonesia. Sebuah aset yang tidak akan pernah tergantikan dan ditemukan dimanapun. Kita patut menjaga dan melestarikan itu. Saling menghormati dan memberi toleransi satu sama lain. Wujudkan sikap gotong royong, untuk kesatuan dan demokrasi Indonesia.

Kesadaran dalam diri untuk melahirkan semangat gotong royong, secara tidak langsung memberi manfaat dan nilai positif bagi bangsa. Setiap kesadaran itu akan membangun nilai demokrasi yang dibentuk dalam diri. Bukan hanya itu, tetapi juga membangun Indonesia dalam semangat perubahan kearah yang lebih baik. Kesadaran dari sifat gotong royong akan menanamkan nilai positif kepada setiap warga negara indonesia, kepada pembangunan demokrasi indonesia dan kemajuan indonesia. Untuk itu, termasuk kita sebagai generasi muda. Ini bukanlah saatnya untuk menjadi gengsi untuk menerapak budaya kita sendiri. Sifat gotong royong bukanlah budaya kuno era masa lampau. Dia haruslah tetap menunjukkan eksistensinya sampai kapanpun. Ayo semangat gotong royong Indonesiaku.



Photo by: harishs

https://unsplash.com/@stevenlewis Travelling atau bepergian merupakan salah satu hobi bagi sebagian orang. Arti kata travelling ...



  • https://unsplash.com/@stevenlewis
Travelling atau bepergian merupakan salah satu hobi bagi sebagian orang. Arti kata travelling adalah “the act of going from one place to another”[1]. Artinya sebagai suatu tindakan bepergian dari suatu tempat ke tempat lain. 

Melakukan travelling saat ini bahkan telah menjadi sebuah gaya hidup. Bahkan mereka yang hendak melakukan travelling, biasanya telah melakukan perencanaan atau planing dari jauh hari sebelumnya. Menetukan tempat tujuan dan segala keperluan lainnya.








#gespasial, #geospasialuntukkita
Photo by: pierre t lambert
Secara umum, masih kadangkala kita menemukan kebanyakan orang menyebut travelling sama dengan backpacker. Sementara keduanya memiliki persamaan dan perbedaan. Keduanya memiliki arti bepergian. Bedanya, seorang backpacker lebih berorientasi pada penghematan biaya dalam perjalanan yang dilakukannya, sedangkan traveller lebih keperjalanan yang terbilang santai seperti berpetualang[2]. 

Travelling biasanya dengan melakukan kunjungan ketempat yang menarik seperti pantai, gunung, tepat bersejarah atau sesuatu yang memiliki nuansa keindahan. Setiap traveller, terkadang memiliki pilihan tersendiri dalam melakukan travelling, misalnya yang sifatnya ekstrim, atau yang cukup santai saja.

Dalam melakukan travelling tentunya harus dengan persiapan yang matang. Menyiapkan perlengkapan penting yang harus dibawa atau yang seharusnya tidak perlu. Kita juga harus menyesuaikan dengan kondisi tempat yang akan kita tuju. 


photo by rawpixel.com
Dan diantara segala macam persiapan tersebut yang paling penting adalah mempersiapkan “petunjuk arah” untuk kita bepergian, baik berupa digital dan lain sebaginya. Tidak lupa, perhatikan perkembangan cuaca dan kondisi destinasi tujuan kita.

Salah satu petunjuk yang dapat membantu dalam kegiatan travelling yang kita lakukan adalah dengan menggunakan data Geospasial atau Informasi Geospasial (IG). Ada berbagai macam Informasi Geospasial (IG) antara lain peta dasar yang meliputi peta tematik datar, peta tutupan lahan, peta resiko bencana, peta zona wilayah, dan peta sosial ekonomi. Lembaga pemrintah yang memegang kendali atas IG adalah Badan Informasi Geospasial[3].





Sekilas tentang Badan Infomasi Geospasial (BIG), di Indonesia


Screenshots dari laman Bakosurtanal


Pengertian Geospasial secara spesifik dapat dilihat dalam UU No. 4/2011 tentang Informasi Geospasial[4]. Pasal 1 diterangkan bahwa: Spasial adalah aspek keruangan suatu objek atau kejadian yang mencakup lokasi, letak, dan posisinya. Sedangkan pada bunyi pasal 2 Undang-Undang ini bahwa: Geospasial atau ruang kebumian adalah aspek keruangan yang menunjukkan lokasi, letak, dan posisi suatu objek kejadian yang berada di bawah, pada atau di atas permukaan bumi yang dinyatakan dalam sistem kordinasi tertentu.

Screenshots dr laman PPID BIG


Badan Infomasi Geospasial (BIG), sebelumnya bernama Badan Kordinasi Survey dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal), adalah lembaga pemerintah nonkementrian Indonesia yang bertugas melaksanakan tugas pemeritahan dalam bidang informasi geospasial[5].
Dengan berlakunya Undang-Undang Nomor 22/1999 tentang Pemerintahan Daerah, maka diadakan penataan ulang kedudukan, tugas, fungsi, kewenangan, Susunan Organisasi dan tata kerja seluruh lembaga pemerintah nondepartemen, tidak terkecuali Bakosurtanal. Maka dengan Keputusan Presiden Nomor 166/2000 tentang kedudukan, tugas, fungsi, kewenangan, Susunan Organisasi dan tata kerja seluruh lembaga pemerintah nondepartemen (yang telah diubah beberapa kali), Keputusan Presiden Nomor 87 Tahun 1998 tentang Badan Kordinasi Survey dan Pemetaan Nasional dinyatakan tidak berlaku lagi[6].

Screenshots dari laman PPID BIG
Badan Informasi Geospasial (BIG) lahir untuk menggantikan BAKOSURTANAL sebagai penuaian amanat pasal 22 UU No. 4 Tahun 2011 tentang Infromasi Geospasial (IG). UU ini disetujui DPR RI pada tanggal 21 April 2011 dan disahkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal tersebut, dan lahirnya BIG ditandai dengan ditandatanganinya Peraruran Presiden No. 94 Tahun 2011 mengenai Badan Informasi Geospasial tanggal 27 Desember 2011[7].

Sedangkan salah satu visi dari Badan Informasi Geospasial (BIG) adalah membangun data dan informasi geospasial yang berkualitas dan berkelanjutan dengan multi resolusi dan multi skala dalam satu referensi tunggal, serta mudah dimanfaatkan secara cepat dan dapat dipertanggungjawabkan unutk mendukung pembangunan nasional[8].
Melihat tugas yang diemban oleh BIG, itulah sebabnya dalam melaksanakan kegiatan traveler utamanya pada wilayah tertentu di Indonesia janganlah sengaja untuk mengabaikan informasi dan perhatikan data geospasial yang akurat dari BIG mengenai letak, tujuan bepergian seperti kondisi alam dan lain sebagainya. Hal ini penting unutk kita agar dapat secara matang melakukan perjalanan dan dapat mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi.

Photo by : Andrew robles on unsplash
Seperti halnya mereka para traveler yang menyukai hal ekstrim. Tentunya akan selalu ingin mencoba mengunjungi sesuatu tempat yang masih sangat bersifat baru bagi kita. Mencari lokasi-lokasi yang menantang untuk ditempuh. Dan bagaimanakah cara tepat untuk mengetahui gambaran umum lokasi tujuan tersebut. Dalam sebuah hutan misalnya, apakah itu termasuk hutan gambut atau tidak, kondisi fisik lingkungannya dan sebagainya. 

Tentu kita sangat membutuhkan informasi yang akurat sebelum kita melakukan perjalanan. Dan data itu dapat kia peroleh dari data geospasialnya atau informasi geospasial dari BIG (Badan Informasi Geospasial).

Terkadang ada banyak traveler yang ingin menjelajah kesegala pelosok negeri ini yang memang tersimpan begitu banyak kekayaan dan keindahan alam. Yang sebenarnya masih banyak kota-kota baru, tempat atau lokasi sebagai destinasi yang indah. Tapi keraguan itu muncul ketika kita mulai berpikir bagaimana harus sampai kesana? Tantangan dan kondisi alam seperti apa?. Pertanyaan demi pertanyaan ini sebenarnya akan menunjukkan seberapa besar manfaat yang kita peroleh dari informasi Geospasial.

Informasi geosparsial sangatlah penting dan bermanfaat sebagai acuan melakukan travelling. Kenapa? 


Screenshots dr laman PPID BIG
Kemajuan teknologi saat ini, banyak hal yang diperoleh dengan mudah melalui sistem digital. Termasuk menggunakan “petunjuk arah” digital. Badan Informasi Geospasial menyajikan data begitu akurat mulai dari lokasi, letak, dan posisi suatu objek kejadian yang berada di bawah, pada atau di atas permukaan bumi yang dinyatakan dalam sistem kordinasi tertentu.

Yang terpenting data ini juga dapat diakses secara digital. Badan Informasi Geospasial (BIG) juga menyediakan layanan online yang disebut e-PPID merupakan sarana layanan online sebagai salah satu wujud pelaksanaan keterbukaan informasi publik di BIG. Inilah yang akan memberikan kita pedoman dan acuan yang baik saat kita hendak melakukan perjalanan utamanya sebagai seorang traveler. Lakukanlah perjalanan secara bijak. Perhatikan dan manfaatkan data dan informasi dari BIG (Badan Informasi Geospasial) sebelum dan sesaat melakukan perencanaan bepergian travelling demi perjalanan yang aman dan menyenangkan.


*terimakasih telah mengujungi blog saya, semoga bermanfaat. Salam sejahtera bagi kita semua



[1] https://artikata.com >defenisi: travelling, artikata: travelling
[2] www.paketwisatatour.net >persamaan dan perbedaan antara backpacker, traveler, flashpacker, dan tourist
[3] www.kompasiana.com>fadilsaeful . Peranan Informasi Geospasial dalam Mengelola SDA oleh Fadil Saeful. (dari: Studium Generale “pPeran Informasi Geospasial Mendukung SDA”, 22 April 2015, Aula Barat ITB sebagai pembicara Priyadi Kardono (Kepada BIG)
[4] UU No. 4/2011 tentang Informasi Geospasial dalam Lembaran Negara RI Tahun 2011 Nomor 49
[5] https://id.wikipedia.org>wiki>BadanInformasiGeospasial . Badan Informasi Geospasial
[6] https://id.wikipedia.org>wiki>BadanInformasiGeospasial
[7] www.bakosurtanal.go.id Sejarah-Badan Informasi Geospasial
[8] www.pubinfo.id, BIG-Badan Informasi Geospasial





Baca  Selengkapanya ,  Selangkapnya disini Salah satu petunjuk yang dapat membantu dalam kegiatan travelling yang kit...


Baca SelengkapanyaSelangkapnya disini





Salah satu petunjuk yang dapat membantu dalam kegiatan travelling yang kita lakukan adalah dengan menggunakan data Geospasial atau Informasi Geospasial (IG). 

Ada berbagai macam Informasi Geospasial (IG) antara lain peta dasar yang meliputi peta tematik datar, peta tutupan lahan, peta resiko bencana, peta zona wilayah, dan peta sosial ekonomi. Lembaga pemrintah yang memegang kendali atas IG adalahBaca SelengkapnyaSelengkapnya

 Selengkapnya disini









Disini 🔍







Disini 🔍

Bekerja bersama #UBAHJAKARTA Bekerja bersama #ubahjakarta untuk jakarta bagus Sebagai Ibuko...


Bekerja bersama #UBAHJAKARTA




Bekerja bersama #ubahjakarta untuk jakarta bagus



Sebagai Ibukota Negara Indonesia, Kota Jakarta adalah tempat paling favorit dikunjungi oleh masyarakat di seluruh Indonesia sebagai tempat mengadu nasib, mencari peruntungan dan lain sebagainya. Sehingga tidak salah, jika penduduk di kota Jakarta terus meningkat dari tahun ke tahun.

Photo by Rayydark

MRT, untuk Jakarta lebih baik


Bekerja bersama #ubahjakarta

Jakarta memilki luas sekitas 661,52 km(lautan 6.977,5 km2), dengan jumlah penduduk di tahun 2011 mencapai 10.187.595 jiwa. Wilayah metropolitan Jakarta (Jabodetabek) yang berpenduduk sekitar 28 juta jiwa[1] merupakan metropolitan terbesar di Asia Tenggara atau urutan kedua dunia[2]. Makin bertambahnya jumlah penduduk dan dibarengi dengan fasilitas kurang memadai  merupakan salah satu faktor utama penyebab kemacetan di Kota Jakarta. Sehingga banyak yang mengistilahkan kota Jakarta sebagai kota “macet”.

Photo by jeremmy yappi

Berdasarkan Studi Japan Internasional Corporation Agency (JICA) pada tahun 2004 menyimpulkan bahwa bila tidak dilakukan perbaikan pada sistem transportasi, diperkirakan lalu lintas Jakarta akan macet total pada tahun 2020[3].

Sebagai kota tempat bertumpunya tempat perekonomian terbesar di Indonesia, tentunya faktor kemacetan juga berpengaruh dan berpotensi kerugian bagi masyarakat maupun pemerintah. Banyak hal yang menjadi tertunda ataupun terhambat dilaksanakan hanya karena persoalan macet.


MRT jakarta untuk jakarta lebih baik, bekerja bersama #ubahjakarta

Dinas Perhubungan Jakarta mencatat kerugian masyarakat akibat kemacetan di sejumlah wilayah di Jakarta mencapai 150 triliun/tahun[4]. Tentunya ini bukan hanya PR bagi pemerintah tetapi juga kita masyarakat terutama warga Jakarta bagaimana menemukan solusi untuk Jakarta lebih baik kedepan.
Saat ini pemerintah telah berupaya untuk perbaikan kota Jakarta terutama kemacetan. Dan salah satu langkah yang dilakukannya adalah pembangunan MRT atau MRT Jakarta,yaitu singkatan dari Mass Rapid Transit Jakarta atau Angkutan Cepat Terpadu Jakarta (bahasa inggris:  Jakarta Mass Rapid Transit) adalah sistem transportasi cepat yang sedang dibangun di Jakarta[5]. Pembangunan ini telah dimulai dari tanggal 10 oktober 2013 diperkirakan berakhir di tahun 2018[6].


Pengaruh kemacetan, tidak hanya pada penggunaan bahan bakar yang meningkat, tetapi juga peningkatan polusi udara yang berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan.  Akibat keduanya mempengaruhi faktor ekonomi masyarakat termasuk kerugian waktu, biaya dan lain sebgainya. Bukan hanya itu, tampilan kota Jakarta terkesan hilang dari seni keindahan bila dipadati kemacetan.



Hal ini merupakan langkah terbaik dan langkah tepat pihak pemerintah untuk perubahan Jakarta kearah yang lebih baik terutama segi kemacetan dengan membangun MRT ini.

Lokasi pembangunan MRT Jakarta
(Screenshots on google maps)
Luas wilayah Jakarta yang kecil dibanding dengan jumlah penduduk yang begitu banyak, tentunya penataan kota Jakarta haruslah amat kondusif termasuk masalah lalu lintas. Sebagai kota yang padat penduduk, permintaan akan angkutan yang terpadu sangat berperan penting dalam pergerakaan perkekonomian dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Tentunya pembangunan MRT bukan sekedar bagi kepentingan perekonomian semata, tapi juga untuk arah Jakarta lebih baik kedepan. Kenyamanan, keamanan, lingkungan, dan kesehatan yang lebih baik.

Pembangunan MRT Jakarta juga memberi manfaat lebih bagi kota jakarta. MRT yang direncanakan akan dibangun mulai dari Lebak Bulus hingga Bundaran HI jelas akan meraup banyak jumlah tenaga kerja. Meningkatkan standar kapasitas transportasi kota jakarta. Angkutan cepat terpadu setidaknya dapat mengefisiensi waktu perjalanan dan dapat meningkatan mobilitas kerja.

 Transportasi angkutan yang memadai akhirnya akan dapat mengurangi jumlah kemacetan di kota jakarta dan dapat mengurangi polusi udara kenderaan. Baik untuk lingkungan dan kesehatan. Hal ini seperti siklus yang tidak terputus dan saling berkaitan. Efek dari kemacetan sampai pada biaya, waktu, lingkungan dan kesehatan hingga ke faktor ekonomi.

Rencana pemerintah dengan membangun MRT diharapkan akan jauh lebih baik membawa perubahan bagi kota Jakarta, tapi akan lebih baik jika visi ini dibangun bersama kita sebagai masyarakat dan warga jakarta khususnya. Pengguna mobil pribadi misalnya, setidaknya dapat sesekali menggunakan transportasi massal ini. Kembali bahwa harapan perubahan adalah untuk kepentingan kita semua. Jadi ayo dukung perubahan dan lakukan perubahan dari diri kita juga. #ubahjakarta untuk jakarta lebih baik.

Kesadaran kita perlu dibangun, kita perlu bekerja bersama #ubahjakarta


Kemacetan kota Jakarta telah menjadi permasalahan besar yang harus segera teratasi. Sebuah harapan besar agar proyek pembangunan MRT Jakarta dapat terselesaikan sesuai target di tahun 2018 mendatang. Masalah kemacetan ini tentunya harus menjadi tugas kita bersama. Bukan hanya pemerintah tetapi juga perlu adanya kesadaran dari masyarakat terutama warga Jakarta. Bagaimanakah pihak pemerintah dan masyarakat dapat berpartisipasi bersama membangun perubahan di kota Jakarta? Berikut beberapa saran yang mungkin dapat diterapkan untuk Jakarta lebih baik:
Photo by: UnsplashUnsplash and screenshots on google maps




1.      Menggunakan transportasi angkutan cepat terpadu ini harus menjadi trend atau gaya hidup.
2.      Pemerintah harus membuat kewajiban bagi semua pegawai maupun karyawan kota Jakarta  agar menggunakan angkutan cepat terpadu ini pada hari tertentu.
3.      Pemilik kenderaan pribadi khususnya roda empat harus memiliki kesadaran sendiri untuk sering menggunakan angkutan missal ini.
4.      Masyarakat perlu lahir kesadarannya untuk tidak menggunakan jalur angkutan cepat terpadu ini seperti menggunakan jalur busway, dan sebagainya.
5.      Penataan kota terpadu.
6.      Penetapan syarat pendirian bangunan baru, misalnya hanya diperbolehkan dengan luas atu lebar tertentu. Mengingat pertumbuhan kota Jakarta terus meningkat dari tahun ke tahun sehingga pembangunan dan penataan kota harus lebih efisien agar pembangunan jalan kota dapt  ditingkatkan.
7.      Sebagai tugas bersama antara para generasi muda dan pengusaha. Agar lebih kreatif, mengembangkan pemikiran kita untuk menciptakan suatu usaha baru yang tidak harus berorientasi di kota Jakarta, sehingga dapat mengalihkan anggaapan masyarakat bahwa untuk memenuhi kebutuhan ekonomi tidak harus di kota Jakarta saja.
 



  



[1] Sensus Penduduk 2010. Badan Pusat Statistika (BPS), dikutip dalam Wikipedia.co.id
[2] Wikipedia.co.id, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
[4] http://jakarta.bisnis.com, Kemacetan Jakarta : nilai kerugian masyarakat Rp 150 triliun/ tahun
[5] https://Id.Wikipedia.org, pengertian MRT
[6] VOA Indonesia : Proyek Pembangunan MRT Jakarta Resmi dimulai. Dikutip dalam https://Id.Wikipedia.org